Selamat Datang di Fery Musyafir Zone

Friday, December 3, 2010

Manfaat Bawang Putih

1. Menghambat kemerosotan otak dan sistem kekebalan

2. Membantu menghambat proses penuaan. Menghambat pertumbuhan sel kanker.

3. Dengan mengkonsumsi bawang putih, resiko terkena kanker dapat dikurangi.

4. Bawang putih yang dikonsumsi secara rutin dalam jangka waktu tertentu dapat membantu menurunkan kadar kolesterol.

5. Zat anti-kolesterol dalam bawang putih yang bernama ajoene menolong mencegah penggumpalan darah.

6. Bawang putih dapat membantu meredakan stress, kecemasan, dan depresi.

7. Dengan efek yang lebih lembut. Bawang putih mengandung vitamin A.

8. Bawang putih mengandung vitamin B.

9. Bawang putih mengandung vitamin C.

10. Bawang putih mengandung kalsium.

11. Bawang putih mengandung potasium

12. Bawang putih mengandung antioksidan. Bawang putih mengandung karoten dan selenium

13. Mengonsumsi 2-3 siung bawang putih sehari, akan menghindarkan dari kemungkinan berpenyakit jantung.

14. Menyembuhkan tekanan darah tinggi

15. Meringankan tukak lambung

16. Menurunkan kolesterol dalam darah

17. Meningkatkan insulin darah bagi penderita diabetes.

18. Melumpuhkan radikal bebas yang mengganggu sistem kekebalan tubuh

19. Bermanfaat sebagai penawar racun (detoxifier) yang melindungi tubuh dari berbagai macam penyakit.


20. Membantu menambahkan nafsu makan apabila dimakan mentah

21. Menjaga stamina tubuh

22. Mengandung khasiat antimikroba, antitrombotik, hipolipidemik, antiarthritis, hipoglikemik, dan juga memiliki antivitas sebagai antitumor.

Manfaat ASI

10 Manfaat ASI Bagi Bayi
  1. Pemberian ASI pada bayi akan meningkatkan perlindungan terhadap banyak penyakit seperti radang otak dan diabetes.
  2. ASI juga membantu melindungi dari penyakit-penyakit biasa seperti infeksi telinga, diare demam dan melindungi dari Sudden Infant Death Syndrome (SIDS) atau kematian mendadak pada bayi.
  3. Ketika bayi yang sedang menyusui sakit, mereka perlu perawatan rumah sakit jauh lebih kecil dibanding bayi yang minum susu botol.
  4. Air susu ibu memberikan zat nutrisi yang paling baik dan paling lengkap bagi pertumbuhan bayi.
  5. Komponen air susu ibu akan berubah sesuai perubahan nutrisi yang diperlukan bayi ketika ia tumbuh.
  6. Air susu ibu akan melindungi bayi terhadap alergi makanan, jika makanan yang dikonsumsi sang ibu hanya mengandung sedikit makanan yang menyebabkan alergi.
  7. Pemberian ASI akan menghemat pengeluaran keluarga yang digunakan untuk membeli susu formula dan segala perlengkapannya.
  8. Air susu ibu sangat cocok dan mudah, tidak memerlukan botol untuk mensterilisasi, dan tidak perlu campuran formula.
  9. Menyusui merupakan kegiatan eksklusif bagi ibu dan bayi. Kegiatan ini akan meningkatkan kedekatan antara anak dan ibu.
  10. Resiko terjadinya kanker ovarium dan payudara pada wanita yang memberikan ASI bagi bayinya lebih kecil dari pada wanita yang tidak menyusui.

Manfaat Kurma


0leh : Mukhlas Syarkun


Abu Dawud meriwayatkan bahwa Sa’ad mengatakan : “Pada suatu waktu, saya terserang penyakit dan Rosululloh Shollalloohu 'Alayhi wa Sallam datang menjengukku, lalu meletakan tangan beliau di tengah-tengah dadaku, sampai jantungku terasa dingin. Beliau lalu bersabda : “Engkau mengeluhkan jantungmu, cobalah datangi Abu Kaladah dari suku Thaqif, karena dia mengetahui tentang obat. Biarkan dia mengambil tujuh buah kurma dari Madinah, gilinglah dengan biji-bijinya kemudian pergunakan itu untuk obatmu.”

Kurma pada umumnya, kurma kering khususnya, terutama sekali dari Madinah memiliki manfaat yang banyak sekali dan khususnya amat efektif dalam mengobati jantung. Menggunakan tujuh buah kurma merupakan keutamaan yang hanya didapat melalui wahyu.

Dalam Shohih Bukhory Muslim diriwayatkan bahwa Sa’ad bin Abu Waqas berkata, Rosululloh Shollalloohu 'Alayhi wa Sallam bersabda : “Siapa saja yang memakan tujuh buah kurma dari daerah Al-Aliah ketika dia bangun di waktu pagi maka tidak ada satupun racun atau sihir akan membahayakannya pada hari itu.”


Kajian Ilmiah

Kurma yang mempunyai nama latin Phoenix Dactilifera sudah dikenal sejak zaman paleolitik. Kurma merupakan sejenis tanaman palma yang banyak ditanam di daerah Jazirah Arab dan sebagian orang menganggap kurma hanya hidup di padang pasir. Namun di daerah lain yang memiliki tingkat kekeringan cukup tinggi, kurma dapat pula hidup. Kini, buah yang rasanya manis itu menjadi komoditas pertanian andalan yang laku keras untuk dijual oleh Bangsa Arab, Afrika dan bahkan China.

Menurut Prof. Dr. Ali Khomsan, MS. kurma memiliki kandungan nutrisi yang berguna bagi tubuh.“Setidaknya gula (glukosa) menjadi komponen utama dengan komposisi yang mencapai 50 % dari seluruh kandungan buahnya” katanya. Guru Besar IPB ini juga mengatakan kandungannya lebih besar dibandingkan buah-buahan lainnya yang hanya mencapai 20-30 % saja.

Pada kurma yang masih lembek (matang di pohon dan belum dijemur) kandungan gulanya sekitar 60 %. Sedangkan kurma yang telah dikeringkan kandungannya cukup tinggi, sekitar 70 %. Kandungan gula dalam kurma memiliki daya serap yang buruk, sekitar 45-50 menit sehingga waktu untuk pengolahan menjadi nutrisi yang disalurkan ke dalam darah menjadi lumayan lama.

Buah padang pasir ini juga mengandung berbagai vitamin yang diperlukan oleh tubuh. Vitamin A, thiamin, riboflavin, zat besi, vitamin B berada dalam buah kurma. Riboflavin dan niasin misalnya, akan membantu melepaskan energi dari makanan, sementara thiamin membantu melepaskan energi dari karbohidrat. Vitamin A dan niasin memainkan peranan dalam membentuk dan memelihara kulit yang sehat. Thiamin penting bagi sel-sel saraf, sementara niasin menjaga fungsi normal saraf.

Mineral juga sangat banyak ditemukan dalam kurma. Magnesium dan kalium setidaknya berada dalam jumlah yang cukup bisa diandalkan untuk membantu kinerja tubuh menjadi lebih baik. “Banyak juga terkandung serat-serat seperti layaknya buah yang lainnya,” tutur Prof. Ali. Menurut beliau, serat tersebut dapat membuat pencernaan manjadi baik. Kandungan kurma membuat usus menjadi lunak dan mengaktifkannya sehingga secara alamiah seseorang mudah untuk buang air besar.


Kandungan Kurma

Nutrisi : Air 22.50 g, Energi 275 kal, Energi 1.151 kj, Protein 1,97 g, Lemak 0,45 g, Karbohidrat 73,51 g, Serat 7,5 g, Ash 1,58 g.

Mineral : Kalsium, Ca 32 mg, Zat Besi, Fe 1,15 mg, Magnesium, Mg 35 mg, Fosfor, P 40 mg, Potasium, K 652 mg, Sodium, Na 3 mg, Zinc, Zn 0,29 mg, Copper, Cu 0,288 mg, Manganese, Mn 0,298 mg, Selenium, Se 1,9 mcg.

Vitamin : Thiamin 0,090 mg, Riboflavin 0,100 mg, Niacin 2,200 mg, Pantothenic 0,780 mg, Vitamin B-6 0,192 mg, Folate 13 mcg, Folate, food 13 mcg, Vitamin A, 50 IU, Vitamin A, RE 5 mcg_RE, Vitamin E 0,100 mg_ATE.


Manfaat Kurma

  1. Jika dimakan tanpa membuang kulitnya, dapat melancarkan pencernaan dan mencegah peradangan usus.

  2. Bagi perempuan menyusui, kandungan zat besi dan kalsium dalam kurma dapat menambah kuantitas air susu.

  3. Kurma pun berperan membantu pembentukan darah dan sumsum tulang bagi bayi yang disusui.

  4. Kurma dipercaya memberi tambahan tenaga untuk ibu hamil.

  5. Menurut hasil penelitian, jus kurma dapat memperkuat urat-urat rahim, sehingga proses melahirkan lebih mudah. Juga mengurangi pendarahan ketika melahirkan serta menguatkan organ rahim.

  6. Konon, bayi yang disusui ibu yang rajin mengonsumsi kurma, akan tumbuh menjadi anak yang cerdas.

  7. Sangat baik untuk mengatasi masalah sembelit, lemah otot, letih, stress dan pegal.

  8. Membantu menguatkan daya ingat.

  9. Perempuan Arab percaya kurma dapat menghaluskan kulit. Biasanya dengan campuran bahan lain dijadikan kosmetik pelengkap kecantikan.

  10. Kadar kalium yang terdapat dalam kurma dapat mengurangi risiko serangan stroke dan darah tinggi.

  11. Bagi penderita batuk, kandungan gulanya dapat menghilangkan gatal-gatal di kerongkongan, sekaligus menghentikan batuk.

  12. Jus kurma juga berkhasiat mengurangi penyakit insomnia.

  13. Kurma dapat menambah nafsu makan dan seksual.

  14. Zat besi dan hidrat arang yang terkandung cukup baik bagi penderita anemia dan lesu kronis.

  15. Mempunyai andil menghangatkan badan dan meningkatkan daya kerja otak.


Sumber : Majalah Risalah NU No.10